WWW.USBINOV.COMPiranti USB untuk PC, Laptop dan Raspberry Pi.

YABASIC–Interpreter BASIC Untuk Belajar Pemrograman BASIC Di Raspberry Pi

Salah satu tujuan dibuatnya Raspberry Pi adalah menyediakan sebuah platform yang murah untuk belajar pemrograman. Sistem operasi Raspbian telah menyertakan kompiler C dan beberapa interpreter populer seperti Lua, Perl dan Python. Untuk pemrograman BASIC, OS Raspbian menyediakan interpreter BWBASIC (Bywater BASIC) versi 2.20. Cukup lawas karena BWBASIC terbaru adalah versi 2.61. Dan sayangnya BWBASIC belum mendukung pemrograman grafis.

Karena saya penggemar bahasa pemrograman BASIC, maka saya mencoba mencari beberapa interpreter BASIC opensource yang banyak tersedia di internet. Dari sekian banyak interpreter BASIC opensource yang tersedia, saya memfokuskan pada interpreter yang mendukung pemrograman grafis dan akhirnya pilihan saya jatuh pada X11-BASIC dan YABASIC. Dan dari keduanya saya memilih YABASIC karena lebih ringan meskipun kalah kini dan kalah fitur. Namun demikian, YABASIC mengimplementasikan sebagian besar elemen-elemen pemrograman bahasa BASIC sehingga layak untuk digunakan untuk belajar pemrograman BASIC.

Yabasic Raspberry Pi

Nah, berikut adalah langkah-langkah instalasi interpreter YABASIC pada Raspberry Pi:

NO AKSI/FUNGSI PERINTAH
1 Download sourcecode yabasic wget http://www.yabasic.de/download/yabasic-2.768.tar.gz
2 Ektraksi file yabasic-2.768.tar.gz tar xvzf yabasic-2.768.tar.gz
3 Masuk ke direktori yabasic-2.768 cd yabasic-2.768
4 Jalankan aplikasi runme ./runme
5 Jika muncul pesan gagal melakukan instalasi maka terlebih dahulu lakukan instalasi paket xorg-dev sudo apt-get install xorg-dev
6 Setelah xorg-dev terinstalasi, jalankan lagi aplikasi runme ./runme
7 Instalasi YABASIC ke sistem sudo make install

YABASIC membutuhkan library development ncurses-dev dan xorg-dev. Raspbian telah menyertakan libncurses5-dev sehingga pengguna Raspbian hanya perlu menambah instalasi xorg-dev.

Selanjutnya kita bisa mencoba menjalankan YABASIC. Screenshot di atas menunjukkan tampilan setelah aplikasi yabasic dijalankan. Pada mode interpret, YABASIC hanya sekali saja mengeksekusi kode program yang kita tulis tanpa kita bisa menyimpan kode program tersebut ke dalam file. Oleh karenanya kita harus menggunakan editor semacam nano dan vi untuk mengedit kode program.

Btw, untuk saya pribadi, YABASIC bisa mengembalikan kesenangan memrogram saat dulu masih menggunakan komputer dengan prosesor AT286, RAM 1MB, MS-DOS 3.3, interpreter GWBASIC dan kompiler Turbo BASIC. Nah, dalam rangka nostalgia berikut saya buat program testing sederhana yang menampilkan teks dan kurva (lingkaran dan kotak) dalam mode grafis.

TEST.BAS

open window 640, 480
clear screen
clear window

color 0,0,0
fill rectangle 0,0,639,479
color 255,0,0
text 320, 35, "YABASIC - Yet Another BASIC", "12x24", "cc"
color 250,50,150
rectangle 10, 10, 629, 60
rectangle 10, 70, 629, 469
color 50, 50, 255
text 25, 100, "It's simple. It's cool. It's BASIC.", "7x14"
text 25, 120, "Created by Marc-Oliver Ihm - Germany."
text 25, 140, "It implements the most common and simple elements of the basic language."
text 25, 160, "It runs on Windows, Unix, Linux and also Raspberry Pi (linux-arm)."
color 0, 0, 150
text 25, 180, "Website: http://yabasic.de"
color 0, 255, 0
text 25, 450, "Click mouse button or press any key to exit..."
color 255, 255, 0
text 619, 430, "Teknik Elektro Links", "rb"
text 619, 450, "http://teknikelektrolinks.com", "rb"
for i=10 to 90 step 10
	color 250, 50, 200-2*i
	circle 200, 310, 120-i
	circle 200, 310, 120-i+1
	color 50+2*i, 255, 0
	rectangle 450-i, 310-i, 450+i, 310+i
next i
inkey$
close window
end

Ketik kode program di atas menggunakan nano atau vi dan simpan dengan nama file test.bas atau nama yang lain sesuka Anda. Untuk menjalankan kode program tersebut, ketikkan perintah berikut: $yabasic test.bas. Jika tidak ada masalah maka akan dihasilkan tampilan sebagai berikut:

yabasic_raspi

Wow, sangat menarik bukan? Open-mouthed smile

Berbeda dengan GWBASIC pada DOS, dengan sistem operasi linux masa kini, YABASIC bisa menampilkan teks dengan berbagai bentuk dan ukuran sesuai font yang tersedia pada sistem.

Satu lagi keunggulan YABASIC yakni dengan YABASIC kita bisa menghasilkan sebuah file aplikasi stand-alone. Ini sangat penting jika kita membuat program komersial dan ingin merahasiakan kode programnya. Dengan fasilitas ini kita bisa mendistribusikan program aplikasi tanpa menyertakan interpreter YABASIC dan file program.

Untuk membuat file aplikasi stand-alone digunakan perintah: $yabasic –bind test test.bas. Perintah tersebut akan menghasilkan file test yang berisi kode program yang telah dibinding dengan interpreter YABASIC. Selanjutnya kita tinggal mengubah properti file menjadi executable dengan perintah $chmod +x test dan aplikasi siap dipanggil dengan perintah ./test.

Dengan YABASIC, kita bisa belajar pemrograman BASIC dan membuat berbagai aplikasi desktop sederhana. Dengan adanya GPIO yang dimiliki board Raspberry Pi, kita bisa membuat tampilan untuk sistem monitoring dan kontrol.

Tetap semangat dan selamat belajar!

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *