WWW.USBINOV.COMPiranti USB untuk PC, Laptop dan Raspberry Pi.

Raspberry Pi – Yang Penting Punya Dulu

raspikuRaspberry Pi sangatlah menggoda untuk dimiliki. Begitu SBC mini ini tersedia di pasaran lokal dan ada budget, langsung saja saya membelinya meskipun belum ada bayangan mau diapain nantinya. Yang penting punya dulu, betul tidak? :-)
Saya membeli Raspberry Pi lengkap dengan SD Card 8GB Class 10 yang telah berisi sistem operasi Raspian.

Setelah paket Raspberry Pi datang, langkah pertama tentunya adalah melakukan testing apakah Raspberry Pi bekerja dengan normal ataukah tidak. Karena tidak punya monitor yang support HDMI, maka saya menggunakan komputer sebagai terminal yang berkomunikasi dengan Raspberry Pi melalui port serial RS232. Oleh karenanya saya membutuhkan konverter TTL/CMOS-to-RS232 untuk menghubungkan pin TX/RX Raspberry Pi ke port serial komputer.

Karena tidak memiliki modul konveter TTL/CMOS-to-RS232 siap-pakai, maka saya memanfaatkan rangkaian MAX232 yang ada pada board mikrokontroler NEO STARDUINO. Dengan melepas mikrokontroler ATmega8, maka saya dapatkan konverter TTL-to-RS232. :D

Perlu diperhatikan bahwa level tegangan GPIO Raspberry Pi adalah 3V3, bukan TTL (5V). Oleh karenanya rangkaian MAX232 pada board NEO STARDUINO haruslah dihubungkan ke pin-1 GPIO Raspberry Pi (yakni pin 3V3) agar level tegangan konverter MAX232 juga ada di kisaran 3V3. Hal ini untuk menjaga agar GPIO Raspberry Pi kesayangan kita tidak rusak akibat didera tegangan 5V.

raspi_usb2rel

Pada testing awal ini saya juga mencoba menghubungkan modul relay USB-2REL ke board Raspberry Pi. Pengen tahu apakah dikenali ataukah tidak.

Setelah rangkaian siap dan software terminal di komputer running, saya pun mengaktifkan power supply. Dan alhamdulillaah, Raspberry Pi saya booting dan tampillah proses booting pada terminal di komputer.

usb2rel_raspi

Seperti diperlihatkan pada screenshot Tera Term di atas, login berhasil dilakukan dan muncullah pi prompt. Dan sungguh menyenangkan melihat modul USB-2REL dikenali dengan baik oleh Raspian. :)

Nah, cukuplah untuk sementara, yang penting sistem bekerja normal, selanjutnya tinggal eksplorasi dan eksperimen.

Selamat belajar!

 

 

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *